Beranda / Berita / Mahasiswa KKN UNAND Dampingi P...
Mahasiswa KKN UNAND Dampingi Pembuatan Logo UMKM Panti Selatan

Mahasiswa KKN UNAND Dampingi Pembuatan Logo UMKM Panti Selatan

Tuesday, 11 August 2026

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas Periode II Tahun 2026 melaksanakan program kerja pendampingan pembuatan logo bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman, pada 4 Agustus 2026. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode kunjungan langsung ke lokasi usaha (door-to-door) sebagai upaya membantu pelaku UMKM memiliki identitas visual yang lebih profesional dan representatif.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kondisi di lapangan yang menunjukkan bahwa masih banyak pelaku UMKM di Nagari Panti Selatan yang belum memiliki logo usaha. Kondisi tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya keterbatasan pengetahuan mengenai prinsip dasar desain, minimnya akses terhadap perangkat maupun aplikasi pembuatan logo, serta keterbatasan biaya untuk memanfaatkan jasa desain profesional. Padahal, logo memiliki peran strategis dalam membangun kepercayaan konsumen, memperkuat citra produk, serta meningkatkan daya saing usaha di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif. Berangkat dari kondisi tersebut, mahasiswa KKN memandang perlu adanya intervensi berupa pendampingan langsung agar setiap pelaku usaha dapat memiliki identitas visual yang layak tanpa terkendala biaya maupun keterbatasan keterampilan teknis.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN mendatangi secara langsung pelaku UMKM yang tersebar di beberapa jorong di Nagari Panti Selatan. Pendekatan personal melalui metode door-to-door ini dipilih dengan pertimbangan bahwa tidak seluruh pelaku usaha memiliki waktu maupun kesempatan untuk hadir dalam kegiatan yang bersifat terpusat, seperti pelatihan atau workshop. Dengan mendatangi langsung ke lokasi usaha, mahasiswa dapat menjangkau lebih banyak pelaku UMKM sekaligus memberikan pendampingan yang lebih sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing usaha.

Setiap kunjungan diawali dengan sesi diskusi bersama pelaku usaha, yang sebagian besar merupakan ibu-ibu pemilik UMKM, guna menggali preferensi mereka terhadap desain logo yang diinginkan. Proses penggalian informasi ini mencakup beberapa aspek penting, antara lain pilihan warna yang disukai, gaya visual yang diinginkan (baik yang bersifat modern, tradisional, minimalis, maupun ceria), serta kesan atau nilai usaha yang ingin ditonjolkan, misalnya kesan alami dan tradisional untuk produk olahan makanan rumahan, atau kesan elegan dan berkelas untuk produk kerajinan tangan. Pendekatan yang bersifat personal ini dinilai penting agar logo yang dihasilkan benar-benar mencerminkan karakter dan keunikan masing-masing usaha, bukan sekadar desain generik yang seragam antarpelaku usaha.

107357-6a7b0513ed641546495ae789.jpg 359.37 KB
Berdasarkan hasil diskusi tersebut, mahasiswa selanjutnya merancang logo secara langsung menggunakan platform Canva, sebuah aplikasi desain grafis berbasis daring yang dinilai praktis, fleksibel, dan menyediakan berbagai elemen visual siap pakai. Proses perancangan logo dilakukan dengan tetap melibatkan masukan aktif dari pemilik usaha pada setiap tahapannya, sehingga hasil akhir yang diperoleh merupakan bentuk kolaborasi antara kreativitas mahasiswa dan aspirasi langsung pelaku UMKM. Pendekatan kolaboratif ini bertujuan untuk memastikan bahwa logo yang dihasilkan tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki kesesuaian makna dengan karakter usaha yang bersangkutan.

Setelah desain logo dinyatakan selesai dan disepakati bersama, hasil akhir kemudian diserahkan kepada pelaku usaha dalam bentuk soft file digital berkualitas tinggi. Format digital tersebut dipilih agar logo dapat dengan mudah dimanfaatkan untuk berbagai keperluan promosi, baik dicetak pada kemasan produk, dicantumkan pada akun media sosial usaha, maupun digunakan pada materi pemasaran lain seperti banner, kartu nama, maupun label produk.

Sebagai bentuk dokumentasi atas pelaksanaan kegiatan, mahasiswa mengabadikan momen kebersamaan dengan setiap pelaku UMKM yang dikunjungi melalui sesi foto bersama. Dokumentasi tersebut menjadi bukti konkret bahwa kegiatan pendampingan telah dilaksanakan secara langsung dan menyeluruh kepada para pelaku usaha di lapangan.

Logo digital yang dihasilkan dari rangkaian kegiatan ini rencananya akan ditampilkan sebagai bagian dari profil masing-masing UMKM pada laman website Nagari Creative Hub Panti Selatan yang saat ini tengah dalam proses pengembangan. Melalui platform digital tersebut, setiap UMKM akan memiliki halaman profil tersendiri yang menampilkan identitas usaha secara lebih profesional dan terstruktur, lengkap dengan logo yang telah dirancang, sehingga dapat meningkatkan kredibilitas usaha di hadapan calon konsumen.

Lebih lanjut, dengan tersedianya identitas visual yang jelas, pelaku UMKM di Nagari Panti Selatan diharapkan semakin siap untuk tampil dalam berbagai kesempatan promosi, termasuk pada kegiatan Nagari Creative Hub yang direncanakan berlangsung pada bulan Agustus. Pada kegiatan tersebut, keberadaan logo usaha akan menjadi salah satu elemen penting dalam memperkenalkan dan menampilkan identitas UMKM kepada masyarakat secara lebih luas.

107341-6a7b0548ed641548cb52e663.jpg 365.71 KB

Melalui program pendampingan pembuatan logo ini, mahasiswa KKN Universitas Andalas berharap pelaku UMKM di Nagari Panti Selatan tidak hanya memperoleh aset visual berupa logo usaha yang siap digunakan, tetapi juga memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya identitas digital di tengah perkembangan pemasaran yang semakin bertumpu pada platform daring. Selain itu, kegiatan ini turut mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat melalui interaksi langsung yang bersifat partisipatif dan aplikatif.

Dengan demikian, kegiatan pendampingan pembuatan logo ini diharapkan menjadi salah satu langkah awal yang strategis dalam membangun identitas usaha yang lebih profesional bagi UMKM di Nagari Panti Selatan, sekaligus memperkuat kesiapan pelaku usaha untuk bersaing, baik di ruang digital maupun dalam berbagai kesempatan promosi di masa yang akan datang.

Berita Lainnya